Tugas Sekolah

DAFTAR ISI

1. DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………………1

2. PEMASANGAN KABEL UTP………………………………………………………………2

3. INSTALASI OS MIKROTIK…………………………………………………………………3

4. KONFIGURASI ROUTER……………………………………………………………………….6

5. SETTING CLIENT…………………………………………………………………………………..6

1. Pemasangan kabel UTP

Pemasanagan kabel UTP ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight karena masing-masing kabel yang jumlahnya 8  berkorespondensi 1-1, atau urutannya saling berpasangan berikut urutan warna kabel tipe staraight :

putih oranye                             putih oranye

  • oranye                                      oranye

putih hijau                                putih hijau

biru                                         biru

putih biru                                 putih biru

hijau                                        hijau

putih coklat                              putih coklat

coklat                                                coklat

Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub.

Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu)

atau juga dari hub ke hub(sama hardware).

Tipe Cross

Untuk tipe cross urutan kabelnya di silang seperti berikut :

Konektor 1                               konektor 2

1.putih oranye                           1.putih hijau

2.oranye                                   2.hijau

3.putih hijau                             3.putih oranye

4.biru                                       4.biru

5.putih biru                              5.putih biru

6.hijau                                      6.hijau

7.putih coklat                           7.putih coklat

8.coklat                                    8.coklat

Praktek sekarang kita akan mengunakan kabel straight karena akan di gunakan untuk HUB-PC.

Yang harus di perhatikan saat pemasangan kabel :

  1. Jika mengurutkan kabelnya dari kanan maka pin konektor yang berwarna emas harus di posisikan di atas dan sebaliknya jika mengurutkan kabelnya dari kiri maka saat memasukan kabel ke dalam konektor pin yang berwarna emas di konektor maka posisinya harus di bawah.
  2. Jika kabel sudah masuk ke dalam konektor di lihat lagi apakah kabel sudah benar urutannya dan apakah sudah  masuk sampai ujung konektor atau belum jika belum lebih baik di copot lagi dan di ututkan kebali lalu masukan sampai ujung konektor mentok lalu di crimping.

2. Instalasi OS Mikrotik

Berikut adalah langkah-langkah instalasi Mikrotik melalui CD :

  1. Setup BIOS agar dapat Booting melalui CD

  1. Pilih CDROM pada bagian 1st  Boot Device, setelah itu tekan tomboll

ESCAPE lalu tekan F10 dan pilih „Yes‟

  1. Masukkan  CD  instalasi  Mikrotik  setelah  Loading  maka  akan  muncul jendela awal instalasi seperti pada gambar di bawah. Pilih semua paket

instalasi  menggunakan  tombol  panah  dan  tandai  menggunakan  tombol

spasi  [Space Bar], untuk mulai menginstall tekan huruf „i‟

4.  Tekan  „y‟  jika  ingin  mempertahankan  konfigurasi  lama,  jika  ingin

melakukan fresh install tekan „n‟

5.  Tekan  „y‟  untuk  lanjut  ke  proses  pembuatan  partisi  dan  format

Harddisk

6.  Proses  instalasi  selesai,  tekan  ENTER  untuk  reboot,  jangan  lupa

mengeluarkan CD instalasi Mikrotiknya

7.  Proses  Loading  untuk  masuk  ke  sistem  Mikrotik,  tekan  „y‟  jika     ingin melakukan pengecekan pada Harddisk.

8.  Jendela  Login,  isi  Login  dengan  admin  sedang  Password    dikosongkan saja, lalu tekan ENTER

3. Konfigurasi Router

Langkah-langkah konfigurasi

v  setting ip address

  1. Ip address  add address=10.10.10.2/24 interface=ether1
  2. Ip address  add address=192.168.55.1/24 interface=ether2

v  setting ip route

  1. Ip route add gateway=10.10.10.1

v  setting ip dns

  1. Ip dns set servers=203.130.108.18 allow remote request=yes

v  setting ip Firewall

  1. Ip firewall nat add chain=srcnat masquerade out interface=ether1
  2. Ip firewall nat add chain=dstnat redirect protocol tcp dst-port=80 to ports=3128

v  setting ip proxy

  1. Ip proxy set enable=yes port=3128 cache administrator=www.smkm2-kng.sch.id

v  Memblokir situs atau web

  1. Ip proxy  access add dst host=www.google.com action=deny
  2. Ip proxy access add dst host=www.yahoo.com action=deny

          4. Setting Client

1. masuk explorer cari My network place lalu klik kanan-properties

2. klik kanan pada gambar computer yang bertuliskan local area   network lalu properties pilih internet protocol(TCP/IP)

3. Lalu isi ip address dengan nomor=192.168.55.2

4. isikan subnet mask dengan nomor=255.255.255.0

5. isikan default gateway dengan nomor=192.168.55.1

6. isikan dns server dengan nomor=203.130.108.18

7. cek ip router di cmd dengan ketik ping 10.10.10.1 jika responnya reply maka pc client dengan server sudah terhubung ke internet.

Makalah WAN

Kata pengantar
Assalamualaikum wr.wb
Alhamdulillahirobilalamin,kami panjatkan puji dan syukur kehadirat allah SWT, karena rahmat dan hidayahnya saya dapat membuat tugas ini yang berjudul “Jaringan WAN“dapat terselesaikan pada waktunya.
Tugas ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran “Jaringan WAN”.
Penulis menyadari bahwa tugas ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu saya sebagai penulis mohon maaf apabila ada kata-kata yang salah atau kata yang tidak enak kami mohon maaf.
Penulis berharap semoga ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi pembaca pada umumnya.
Demikianlah yang dapat kami sampaikan, kurang lebih kami mohon maaf.

Wasalamualaikum wr.wb

1. Latar Belakang dan Sejarah Jaringan
Pada tahun 1940-an di Amerika ada sebuah penelitian yang ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer secara bersama. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, karena mahalnya harga perangkat komputer maka ada tuntutan sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. Dari sinilah maka muncul konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), bentuk pertama kali jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa
terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer.

Selanjutnya konsep ini berkembang menjadi proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer.

Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN (Local Area Network). Demikian pula ketika I nternet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa ditingkat dunia yang disebut dengan istilah WAN (Word Area Network).
2. Jenis- jenis jaringan
Secara umum jaringan komputer terdiri atas 5 (lima) jenis:
a. Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN), merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya (resources sharing) seperti printer dan file. LAN biasanya dibangun dan dikelola oleh organisasi tersebut. Teknologi LAN antara lain Ethernet, Token Ring dan FDDI.
b. Metropolitan Area Network (MAN)
Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.
c. Wide Area Network (WAN)
Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh. WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer komputer atau file server pada lokasi lain. Beberapa teknologi WAN antara lain adalah Modem, I SDN, DSL, Frame Relay, T1, E1, T3, E3 dan SONET.
d. Intranet
Melibatkan jaringan LAN dan Web Server yang terpasang pada jaringan LAN tersebut. Web Server digunakan untuk melayani permintaan pengguna internal suatu organisasi untuk menampilkan data dan gambar. I ntranet ini mempunyai sifat tertutup yang berarti pengguna dari luar organisasi tidak dapat mengaksesnya.
e. Internet
Sebenarnya terdapat banyak jaringan di dunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda. Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak compatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya.
Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan
internet. Ketika sebuah perusahaan berkembang menjadi beberapa lokasi, maka masing masing lokasi mengembangkan jaringan lokalnya.
Ketika dibutuhkan koneksi antar LAN pada perusahaan tersebut maka terbentuklah Wide Area Network.

3. Wide Area Network
Terdapat begitu banyak pilihan yang tersedia untuk mengimplementasikan WAN yang bisa dibedakan berdasarkan teknologi, kecepatan dan biaya yang dibutuhkan. Satu perbedaan utama LAN dengan WAN adalah organisasi harus berlangganan kepada penyedia jaringan dari perusahaan penyedia jaringan yang ada. Sebuah WAN menggunakan jalur data untuk membawa data menuju ke internet dan menghubungkan lokasi lokasi perusahaan yang terpisahpisah. Telepon dan layanan data yang paling banyak digunakan pada WAN. Perangkat pada pelanggan disebut CPE (Customer Premises Equipment). Pelanggan memiliki sendiri atau menyewa dari service provider.
Kabel tembaga, serat optik atau wireless yang digunakan untuk menghubungkan CPE ke sentral provider terdekat atau ke kantor pusat dari service provider. Media ini sering disebut dengan local loop.

Perangkat yang meletakkan data ke local loop disebut DCE (Data Circuit-terminating Equipment). Perangkat pelanggan yang melewatkan data ke DCE disebut dengan DTE (Data Terminal Equipment).

Jalur WAN menyediakan berbagai macam kecepatan data yang diukur dalam satuan kilobits per second. Dibawah ini berbagai teknologi WAN dan kecepatan yang tersedia.

Perangkat dasar WAN /Wifi
a. Antena Grid 2,4 Mhz/Omni 19 Dbi
b. Radio Outdoor/Indoor
c. Wire Less Router
d. Kabel UTP
e. Conector RJ 45
f. Switch Hub

Fungsi Perangkat Wan

a) Antena Grid 2,4/Omni 19dbi
Fungsinya adalah dimana antenna ini adalah menerima danmengirim signal data dengan sisitem gelombang radio 2,4
Mhz.Dimana data tersebut bisa dalam bentuk intranet atau internet.

b) Radio outdoor/indoor
Berfungsi menghubungkan proses input/output frekuensi 2,4MhZ ke Ethernet Card ( Eth0 ) atau komputer.

c) HUB/switch
Hub/switch berfungsi sebagai terminal atau pembagi sinyal databagi kartu jaringan (Network Card).

d) Wire Less Router
Bisa juga berfungsi menjadi switch hub dan sebagai radioindoor dimana menghubungkan frekuensi 2,4 Mhz ke PC
( Personal computer).

e) Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor berfungsi sebagai media penghubung antara komputer client dengan komputer client yang lain atau dengan peralatan lain yang digunakan untuk membentuk
jaringan.
4. WAN Serial
Untuk komunikasi jarak jauh, WAN menggunakan transmisi serial. I ni adalah proses dimana bit dari data dikirimkan melalui satu channel. Proses ini menyediakan komunikasi jarak jauh yang lebih reliabel dan menggunakan spesifikasi elektromagnetik atau range freksuensi optikal yang khusus.

Router bertanggung jawab untuk meroutekan paket data dari sumber ke tujuan didalam LAN dan menyediakan koneksi ke WAN. Sebagai tambahan untuk menentukan tipe kabel, diperlukan untuk memastikan apakah kabel DTE atau kabel DCE yang dibutuhkan. DTE adalah endpoint dari perangkat user pada jalur WAN. DCE biasanya titik yang bertanggung jawab untuk mengirimkan data menuju ke tangan service provider.
Jika koneksi dibuat langsung ke penyedia layanan, atau ke perangkat yang menyediakan sinyal clocking seperti CSU/ DSU, router akan menjadi perangkat DTE dan menggunakan kabel DTE. Bagaimanapun, adakalanya router dibutuhkan untuk menyediakan kecepatan clock dan router tersebut menggunakan kabel DCE.

Pada sisi router juga dibutuhkan port yang sesuai dengan tipe kabel dan konektor yang digunakan. Port tersebut bisa berupa port yang tetap atau modular. Tipe port yang digunakan akan mempengaruhi sintaks yang digunakan untuk mengkonfigurasi router. I nterface pada port serial yang tetap akan dilabeli dengan tipe port dan nomor port.

Interface pada router dengan port serial modular dilabeli untuk tipe port, slot dan lokasi dari modul. Untuk mengkonfigurasi port pada card modular, dibutuhkan untuk mengspesifikasi interface menggunakan sintaks tipe port nomor slot/ nomor port .

Untuk koneksi ke ADSL dibutuhkan interface Asymmetric Digital Subscriber Liner (ADSL). Untuk menghubungkan jalur ADSL ke port pada router, lakukan langkah langkah sebagai berikut:
koneksikan kabel telepon ke port ADSL pada router
koneksikan ujung yang lain pada jack telepon.

Untuk menghubungkan router ke layanan DSL, gunakan kabel telepon dengan jack RJ-11. DSL bekerja melalui standar line telepon menggunakan pin 3 dan 4 pada standar konektor RJ-11. Untuk menghubungkan router ke layanan kabel modem diperlukan interface khusus yang memiliki konektor F untuk kabel coaxial. Kabel coaxial dan konektor BNC digunakan untuk menghubungkan router dan layanan kabel modem. Lakukan langkah langkah dibawah ini untuk menghubungkan router ke layanan kabel modem:
Pastikan router tidak terhubung ke power.
Carilah kabel coaxial RF pada wall outlet untuk TV kabel.
Instal cable splitter/ directional coupler, jika dibutuhkan, untuk
memisahkan sinyal untuk TV dan untuk komputer. Jika dibutuhkan,
instal juga high-pass filter untuk mencegah interferensi antara sinyal
TV dan komputer.
Hubungkan kabel coaxial ke konektor F pada router. Kencangkan konektor dengan memutar searah jarum jam.

PENUTUP

Demikianlah Makalah Pemelajaran “Jaringan WAN” Berbasis luas( Wide Area Network) .
Materi yang telah dibahas dalam Makalah ini masih sangat sedikit. Hanya sebagai dasar saja pembelajaran lebih lanjut.
Diharapkan pembaca memanfaatkan Makalah ini sebagai motivasi untuk menguasai teknik jaringan LAN Berbasis lokal ini, sehingga dapat mengetahui jaringan lokal lebih jauh lagi.

v\:* {behavior:url(#default#VML);}
o\:* {behavior:url(#default#VML);}
w\:* {behavior:url(#default#VML);}
.shape {behavior:url(#default#VML);}

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,”sans-serif”;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: